HAKIKAT MANUSIA MENURUT IMAM AL-GHAZALI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.62017/jppi.v3i3.7226Keywords:
Hakikat manusia, Al-Ghazali, Pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini membahas hakikat manusia menurut Imam Al-Ghazali dan implikasinya terhadap filsafat pendidikan Islam. Permasalahan yang dikaji berangkat dari pentingnya pemahaman tentang manusia sebagai dasar dalam merumuskan tujuan dan proses pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep hakikat manusia dalam pemikiran Al-Ghazali serta menjelaskan relevansinya bagi filsafat pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, melalui analisis terhadap karya-karya Al-Ghazali dan literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Ghazali memandang hakikat manusia terletak pada aspek rohani, khususnya qalb, yang menjadi pusat kesadaran dan moralitas. Pendidikan menurut Al-Ghazali tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu, tetapi juga sebagai proses pembinaan akhlak dan penyucian jiwa. Temuan ini menegaskan bahwa filsafat pendidikan Islam harus menempatkan manusia sebagai subjek pendidikan yang dikembangkan secara seimbang antara aspek intelektual, moral, dan spiritual. Dengan demikian, pemikiran Al-Ghazali memiliki implikasi penting dalam memperkuat landasan filosofis pendidikan Islam yang holistik.









