PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM: ANALISIS PEMIKIRAN ABDURRAHMAN WAHID DAN NURCHOLISH MADJID

Authors

  • Yajid Hamdani Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • M. Zimamin Nasaki Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Nurul Mubin Universitas Sains Al-Qur’an Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/jppi.v3i2.6313

Keywords:

Pendidikan Multikultural, Islam, Abdurrahman Wahid, Nurcholish Madjid, Toleransi, Moderasi Beragama

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep pendidikan multikultural dalam perspektif Islam melalui analisis pemikiran Abdurrahman Wahid dan Nurcholish Madjid sebagai dua tokoh Muslim Indonesia yang berpengaruh dalam wacana pluralisme dan moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menelaah karya-karya utama, pidato, dan pemikiran kedua tokoh yang relevan dengan isu keberagaman dan pendidikan Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa gagasan Gus Dur mengenai rahmatan lil ‘ālamīn, perlindungan kelompok minoritas, serta pentingnya kesetaraan sosial membentuk fondasi pendidikan Islam yang inklusif. Sementara itu, pemikiran Cak Nur menekankan pentingnya kebebasan beragama, pembaruan pemikiran keagamaan, dan sikap inklusif sebagai basis pembentukan karakter peserta didik dalam masyarakat majemuk. Kedua tokoh sepakat bahwa pendidikan Islam harus menjadi sarana menumbuhkan nilai toleransi, keadilan, dan penghargaan terhadap kemanusiaan. Temuan ini menegaskan bahwa pemikiran mereka relevan untuk merumuskan model pendidikan multikultural yang mampu merespons tantangan keberagaman sosial di Indonesia.

Downloads

Published

2025-11-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

Yajid Hamdani, M. Zimamin Nasaki, & Nurul Mubin. (2025). PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM: ANALISIS PEMIKIRAN ABDURRAHMAN WAHID DAN NURCHOLISH MADJID. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI), 3(2), 59-64. https://doi.org/10.62017/jppi.v3i2.6313