Peran Pesantren dalam Membangun Budaya Multikultural: Studi Kasus Toleransi di Masyarakat Indonesia

Authors

  • Dini Syarifah Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Zulia Nela Aziza Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Nurul Mubin Universitas Sains Al-Qur’an Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/jppi.v3i1.6192

Keywords:

pesantren, budaya multikultural, toleransi, pendidikan Islam, kohesi sosial

Abstract

Fenomena meningkatnya intoleransi di tengah masyarakat Indonesia menjadi tantangan nyata bagi lembaga pendidikan Islam, khususnya pesantren, yang selama ini dikenal sebagai pusat pembentukan karakter dan nilai-nilai kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pesantren dalam membangun budaya multikultural melalui praktik toleransi di lingkungan masyarakat sekitar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menelusuri bagaimana pola pendidikan, tradisi, serta interaksi sosial di pesantren berkontribusi pada terciptanya sikap saling menghormati antarumat beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya menjadi lembaga keagamaan, tetapi juga ruang sosial yang menanamkan nilai inklusivitas, keterbukaan, dan dialog lintas budaya melalui kegiatan keagamaan, pembelajaran, serta keteladanan kiai dan santri. Kesimpulannya, pesantren berperan strategis dalam memperkuat kohesi sosial dan mencegah konflik berbasis perbedaan identitas. Implikasinya, model pendidikan pesantren dapat menjadi alternatif solusi dalam memperkuat pendidikan multikultural di Indonesia.

Downloads

Published

2025-11-22

Issue

Section

Articles

How to Cite

Dini Syarifah, Zulia Nela Aziza, & Nurul Mubin. (2025). Peran Pesantren dalam Membangun Budaya Multikultural: Studi Kasus Toleransi di Masyarakat Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI), 3(1), 416-423. https://doi.org/10.62017/jppi.v3i1.6192