DINAMIKA KONSEP BUDAYA DALAM KAJIAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL

Authors

  • Rista Aniya Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Windiyati Rahayu Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Nurul Mubin Universitas Sains Al-Qur’an Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/jppi.v3i1.6147

Keywords:

Dinamika, Konsep Budaya, Pendidikan Multikultural, Toleransi

Abstract

Pendidikan multikultural adalah sebuah gagasan, gerakan, dan metode. Realitas majemuk penduduk keragaman suku, ras, agama, dan budaya yang merupakan keniscayaan mendorong pengembangan ide ini. Tujuan utama pendidikan ini adalah untuk mempromosikan toleransi, kesetaraan, dan saling menghormati antara kelompok dengan latar belakang etnis, agama, bahasa, dan keyakinan yang berbeda. Namun pada kenyataannya, gagasan budaya lokal dalam pendidikan multikultural masih relevan terutama di era globalisasi, yang berpotensi mengikis budaya lokal dan mendorong prasangka. Secara umum artikel ini membahas konsep budaya dalam kajian pendidikan multikultural yaitu pengertian pendidikan multikultural, gagasan budaya lokal, dinamika gagasan pendidikan dan konsekuensinya bagi praktik pendidikan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini disebut Studi Pustaka (Library Research), yang berarti bahwa peneliti menggunakan metode penelitian untuk mengumpulkan, mempelajari, dan memahami data yang berkaitan dengan pendidikan multikultural. Pengumpulan data metode ini melibatkan penggunaan referensi yang sudah ada, seperti buku, artikel jurnal, dan temuan penelitian sebelumnya. Bahan kajian yang dapat diperoleh melalui sumber tersebut meliputi artikel online, buku, majalah, serta artikel yang bersifat nasional maupun internasional. Pendidikan multikultural sangat diperlukan sebagai sarana transformasi kesadaran agar perbedaan suku, agama, adat istiadat, dan budaya dapat diakui.

Downloads

Published

2025-11-15

Issue

Section

Articles

How to Cite

Rista Aniya, Windiyati Rahayu, & Nurul Mubin. (2025). DINAMIKA KONSEP BUDAYA DALAM KAJIAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI), 3(1), 384-392. https://doi.org/10.62017/jppi.v3i1.6147