DESAIN EKSTERIOR KAMPUNG DARLING (SADAR LINGKUNGAN) DARI PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK DENGAN MEMANFAATKAN BOTOL BEKAS (ECOBRICK) DALAM KEGIATAN KKN MBKM DI RT 11 KELURAHAN SURABAYA KOTA BENGKULU

Authors

  • Nurul Fauziah Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Author
  • Asiyah Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Author
  • Sheny Nur Umairoh Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Author
  • Siti Huril'in Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Author
  • Fariza Darmanasri Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Author
  • Shinta Lapi Sari Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Author
  • Ria Amalia Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/jpmi.v3i4.7173

Keywords:

Ecobrick, Sampah Anorganik, Pengelolaan Sampah

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ini mengambil lokasi strategis di tengah komunitas warga RT 11, Kelurahan Surabaya, Kota Bengkulu. Kelurahan ini memiliki karakteristik geografis yang unik karena kedekatannya dengan aliran sungai, sebuah fitur yang sayangnya juga menjadikannya rentan terhadap permasalahan lingkungan, terutama terkait pengelolaan sampah. Di antara berbagai faktor yang berkontribusi terhadap degradasi ekosistem di wilayah ini, sampah plastik menonjol sebagai isu krusial. Penggunaan material plastik yang pervasif dalam berbagai aspek kehidupan modern telah menyebabkan timbulan sampah plastik yang terus meningkat dari tahun ke tahun, menciptakan tantangan yang kompleks dan berkelanjutan dalam upaya pelestarian lingkungan.

Menyadari urgensi permasalahan ini, tim KKN MBKM berinisiatif untuk mengimplementasikan solusi yang sederhana namun berpotensi memberikan dampak signifikan: ecobrick. Tujuan utama dari kegiatan ini bukanlah untuk menghilangkan sampah plastik secara instan, melainkan untuk memberdayakan masyarakat dalam mengubah perspektif terhadap limbah plastik. Melalui metode ecobrick, sampah plastik yang dulunya dianggap sebagai masalah diubah menjadi sumber daya yang berharga. Proses pembuatan ecobrick memungkinkan pendaurulangan sampah plastik secara kreatif, mengolahnya menjadi material konstruksi yang memiliki nilai guna praktis dan bahkan potensi nilai jual. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanganan sampah, tetapi juga pada upaya peningkatan kesadaran lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui inovasi sederhana.

Downloads

Published

2026-03-09

Issue

Section

Articles

How to Cite

Nurul Fauziah, Asiyah, Sheny Nur Umairoh, Siti Huril'in, Fariza Darmanasri, Shinta Lapi Sari, & Ria Amalia. (2026). DESAIN EKSTERIOR KAMPUNG DARLING (SADAR LINGKUNGAN) DARI PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK DENGAN MEMANFAATKAN BOTOL BEKAS (ECOBRICK) DALAM KEGIATAN KKN MBKM DI RT 11 KELURAHAN SURABAYA KOTA BENGKULU. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI), 3(4), 1-10. https://doi.org/10.62017/jpmi.v3i4.7173