Model Ekowisata Pasar Pring Bulak Salak: Pendampingan Pengelolaan Berbasis Masyarakat dan Penguatan UMKM

Authors

  • Tri Nur Rohmah Politeknik Api Yogyakarta Author
  • Iwan Budiherwanto Politeknik Api Yogyakarta Author
  • Sutaman Supriyanto Politeknik Api Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/jpmi.v3i3.6939

Keywords:

Ekowisata, Community based tourism, Pendampingan masyarakat, UMKM, Pasar wisata

Abstract

Pasar Pring Bulak Salak di Bulak Salak, Wukirsari, Cangkringan, Sleman memiliki potensi sebagai kawasan ekowisata berbasis bambu dan aktivitas ekonomi komunitas, namun pengelolaan destinasi dan kapasitas UMKM belum berkembang optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun dan mengimplementasikan model pendampingan pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat yang terintegrasi dengan penguatan UMKM lokal. Pendekatan yang digunakan ialah participatory action melalui tahapan pemetaan, perencanaan program, pelatihan dan klinik pendampingan, serta evaluasi reflektif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, FGD, kuesioner sederhana, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan: (1) terbentuknya struktur kelembagaan pengelola pasar dan pembagian peran berbasis musyawarah warga; (2) penyusunan aturan operasional sederhana terkait tata ruang lapak, kebersihan, dan alur layanan wisata; (3) peningkatan kapasitas UMKM dalam pencatatan transaksi, pengemasan produk, dan pemanfaatan media digital; serta (4) penguatan identitas ekowisata pasar berbasis bambu sebagai daya tarik tematik kawasan. Integrasi pendekatan communitybased tourism dengan pendampingan kelembagaan dan peningkatan kapasitas UMKM terbukti mendorong perubahan praktik pengelolaan menuju kemandirian komunitas dan berpotensi direplikasi pada pasar wisata/desa wisata sejenis.

Downloads

Published

2026-01-15

Issue

Section

Articles

How to Cite

Tri Nur Rohmah, Iwan Budiherwanto, & Sutaman Supriyanto. (2026). Model Ekowisata Pasar Pring Bulak Salak: Pendampingan Pengelolaan Berbasis Masyarakat dan Penguatan UMKM. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI), 3(3), 15-23. https://doi.org/10.62017/jpmi.v3i3.6939