Pendampingan Belajar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) pada materi SPLDV dengan media wordwall

Authors

  • Maya Puspita Sari Universitas Islam Malang Author
  • Anies Fuady Universitas Islam Malang Author
  • Alifiani Universitas Islam Malang Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/jpmi.v3i2.6413

Keywords:

PKBM, SPLDV, Wordwall, gamifikasi, studi kasus, pendidikan komunitas

Abstract

Rendahnya motivasi dan kemampuan memahami SPLDV pada siswa Paket B di PKBM Bintang Bangsa, yang dipengaruhi oleh latar belakang sosial, ekonomi, serta pengalaman negatif di sekolah formal, menjadi permasalahan empiris yang menuntut solusi pembelajaran yang inklusif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pendampingan belajar berbasis Wordwall sebagai media interaktif yang dikembangkan dengan mengacu pada model desain pembelajaran serta didukung temuan penelitian sebelumnya mengenai efektivitas media digital dalam lingkungan pendidikan nonformal. Menggunakan metode studi kasus melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan implementasi gamifikasi Wordwall pada materi SPLDV, penelitian ini menemukan bahwa pendekatan interaktif dan kontekstual mampu meningkatkan keterlibatan belajar, mengurangi kecemasan matematika, serta memperkuat pemahaman konseptual, hasil evaluasi menunjukkan 85% peserta mengalami peningkatan kemampuan membangun model matematika dan memilih metode penyelesaian yang tepat. Sehingga  Wordwall merupakan solusi orisinal dan efektif dalam konteks PKBM yang minim fasilitas teknologi, sekaligus memperkuat fungsi PKBM sebagai ruang pendidikan komunitas yang fleksibel dan humanis. Penggunaan media digital sederhana dapat direkomendasikan sebagai strategi berkelanjutan untuk peningkatan literasi numerasi dan pemberdayaan pendidikan berbasis komunitas.

Downloads

Published

2025-12-09

Issue

Section

Articles

How to Cite

Maya Puspita Sari, Anies Fuady, & Alifiani. (2025). Pendampingan Belajar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) pada materi SPLDV dengan media wordwall. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI), 3(2), 94-101. https://doi.org/10.62017/jpmi.v3i2.6413