Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Reaksi Investor dan Risiko Pasar
DOI:
https://doi.org/10.62017/jimea.v3i3.7479Keywords:
Cumulative Abnormal Return, Corporate Social Responsibility, Reaksi Investor, Risiko Pasar, Volatilitas SahamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility terhadap reaksi investor dan risiko pasar pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, serta data harga saham perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 21 perusahaan dengan total 63 observasi. Pengungkapan CSR diukur menggunakan CSR Disclosure Index berdasarkan GRI Standards 2021, reaksi investor diproksikan dengan Cumulative Abnormal Return, dan risiko pasar diukur menggunakan volatilitas return saham. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap reaksi investor, sehingga belum mampu memicu respons pasar secara langsung. Selain itu, pengungkapan CSR juga tidak memiliki pengaruh terhadap risiko pasar, yang menunjukkan bahwa CSR belum mampu berperan dalam mempengaruhi tingkat ketidakpastian saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa informasi CSR belum sepenuhnya direspons sebagai sinyal yang relevan oleh investor dalam jangka pendek serta dalam pembentukan persepsi risiko di pasar modal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eva Mutoharoh , Susi Handayani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














