PENGARUH MACHIAVELLIAN, RELIGIUSITAS, DAN EQUITY SENSITIVITY TERHADAP PERSEPSI ETIKA PENGGELAPAN PAJAK (Studi Kasus Mahasiswa Akuntansi Universitas Pamulang)
DOI:
https://doi.org/10.62017/jimea.v3i3.7247Keywords:
Machiavellian, Religiusitas, Equity Sensitivity, Persepsi Etika, Penggelapan PajakAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Machiavellian, religiusitas, dan Equity Sensitivity terhadap persepsi etika penggelapan pajak mahasiswa akuntansi Universitas Pamulang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kuesioner, di mana data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 116 mahasiswa aktif semester 8 Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang yang telah memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda yang diuji dengan bantuan perangkat lunak SPSS 23. Berdasarkan hasil uji F, Machiavellian, religiusitas, dan Equity Sensitivity secara simultan berpengaruh terhadap persepsi etika penggelapan pajak. Selanjutnya, berdasarkan hasil uji t menunjukkan bahwa secara parsial Machiavellian dan Equity Sensitivity berpengaruh terhadap persepsi etika penggelapan pajak, sedangkan religiusitas tidak berpengaruh terhadap persepsi etika penggelapan pajak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa persepsi etika penggelapan pajak mahasiswa akuntansi dipengaruhi oleh faktor kepribadian dan sensitivitas terhadap keadilan, sementara religiusitas tidak menjadi faktor penentu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian akuntansi keperilakuan, khususnya terkait faktor kepribadian dan sensitivitas terhadap keadilan dalam membentuk persepsi etika penggelapan pajak, serta memberikan manfaat praktis bagi institusi pendidikan dan pemangku kepentingan dalam merancang pembelajaran etika profesi dan meningkatkan integritas calon profesional akuntansi di bidang perpajakan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dinda Putriani, Enan Trivansyah Sastri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














