PENGARUH LOAN TO DEPOSIT RATIO DAN NON PERFORMING LOAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PT BANK NEGARA INDONESIA (Persero) TBK TAHUN 2018-2025
DOI:
https://doi.org/10.62017/jemb.v3i6.8039Keywords:
Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Return on Assets (ROA), Kinerja Keuangan, PerbankanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Non Performing Loan (NPL) terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return on Assets (ROA) pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk periode 2018–2025. Penelitian dilatarbelakangi oleh fluktuasi kinerja keuangan perbankan akibat tekanan ekonomi selama pandemi COVID-19 yang berdampak pada penyaluran kredit dan peningkatan risiko kredit bermasalah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus longitudinal. Data penelitian berupa laporan keuangan tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk periode 2018–2025 yang diperoleh melalui metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Loan to Deposit Ratio (LDR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA), yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,794 > 0,05. Sementara itu, Non Performing Loan (NPL) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Secara simultan, LDR dan NPL berpengaruh signifikan terhadap ROA, yang ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 23,618 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,620 menunjukkan bahwa LDR dan NPL mampu menjelaskan variasi ROA sebesar 62%, sedangkan sisanya sebesar 38% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan risiko kredit memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan likuiditas dalam memengaruhi kinerja keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.








