Pengaruh Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lapangan Usaha terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Jawa Timur Tahun 2024-2025
DOI:
https://doi.org/10.62017/jemb.v3i6.7929Keywords:
Pertumbuhan Ekonomi, PDRB Lapangan Usaha, Regresi Linear Berganda, Jawa TimurAbstract
Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama dalam menilai keberhasilan pembangunan suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) lapangan usaha terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur selama periode 2024-2025. Variabel yang diteliti meliputi sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (X1), Industri Pengolahan (X2), Konstruksi (X3), serta Perdagangan Besar, Eceran, dan Otomotif (X4) sebagai variabel independen, dengan Pertumbuhan Ekonomi (Y) sebagai variabel dependen. Data yang digunakan adalah data sekunder kuantitatif berupa data time series yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi linear berganda yang diolah menggunakan perangkat lunak SPSS 27, setelah memenuhi seluruh uji asumsi klasik (multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi). Hasil uji F menunjukkan bahwa keempat lapangan usaha secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dengan nilai signifikansi 0,016 (< 0,05). Nilai Adjusted R Square sebesar 10,9%, menunjukkan kontribusi variasi variabel independen dalam menjelaskan model, sementara 89,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Secara parsial (uji t), sektor Industri Pengolahan (p = 0,049) dan Perdagangan Besar, Eceran, dan Otomotif (p = 0,005) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (p = 0,939) serta Konstruksi (p = 0,467) menunjukkan pengaruh koefisien negatif dan tidak signifikan dalam jangka pendek. Temuan ini mengonfirmasi terjadinya transformasi struktural ekonomi di Jawa Timur dari sektor primer menuju sektor sekunder dan tersier.








