Analisis Penerapan Reward Dan Punishment Dalam Meningkatkan Kinerja ASN Melalui Persepsi Keadilan Organisasi
DOI:
https://doi.org/10.62017/jemb.v3i5.7650Keywords:
reward, punishment, kinerja ASN, keadilan organisasi, manajemen sumber daya manusiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan reward dan punishment dalam meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui persepsi keadilan organisasi pada sektor publik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengalaman dan persepsi ASN terhadap sistem penghargaan dan sanksi dalam organisasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri atas ASN pelaksana, atasan langsung, serta pejabat penilai kinerja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward mampu meningkatkan motivasi kerja, loyalitas, dan semangat ASN dalam melaksanakan tugas. Sementara itu, punishment berperan dalam meningkatkan disiplin dan kepatuhan pegawai terhadap aturan organisasi. Namun, efektivitas reward dan punishment sangat dipengaruhi oleh persepsi keadilan organisasi. ASN yang merasa diperlakukan secara adil cenderung menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan ASN yang merasa adanya ketidakadilan dalam organisasi. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan reward dan punishment yang objektif, transparan, dan konsisten dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif dan meningkatkan kualitas kinerja ASN dalam pelayanan publik.








