ANALISIS KELAYAKAN PENGHIMPUNAN DANA BANK SYARIAH
DOI:
https://doi.org/10.62017/jemb.v3i5.7432Keywords:
Akad Syariah, Analisis Kelayakan, Bank Syariah, Penghimpunan DanaAbstract
Meskipun perbankan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan, penghimpunan dana masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kepercayaan masyarakat, daya saing produk, dan pemahaman terhadap akad syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan penghimpunan dana pada bank syariah berdasarkan aspek syariah, finansial, pasar, operasional, dan risiko. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan normatif ekonomi syariah, menggunakan data sekunder dari jurnal, buku, dan regulasi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghimpunan dana menggunakan akad wadiah, mudharabah, dan qardh yang berlandaskan prinsip keadilan, transparansi, dan amanah, dengan kelayakan ditentukan oleh pertumbuhan dana pihak ketiga, daya tarik produk, efisiensi operasional, serta pengelolaan risiko. Disimpulkan bahwa analisis kelayakan menjadi instrumen penting untuk memastikan efektivitas dan kepatuhan syariah dalam penghimpunan dana. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi produk, peningkatan literasi keuangan syariah, dan optimalisasi layanan digital untuk meningkatkan daya saing dan kepercayaan masyarakat..








