Pengaruh Inflasi dan Kemiskinan Terhadap Indeks Persepsi Korupsi di Indonesia pada Tahun 2004-2025
DOI:
https://doi.org/10.62017/jemb.v3i5.7296Keywords:
Indeks Persepsi Korupsi (IPK), Inflasi, KemiskinanAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengetahui tentang pengaruh makroekonomi yaitu inflasi dan kemiskinan terhadap indeks persepsi korupsi di Indonesia dari tahun 2004-2025 yang dimana hasilnya berpengaruh negatif dan signifikan. Metode yang digunakan adalah regresi olah data panel dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS), menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasil penelitian ini menujukkan bahwa tingkat inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dan kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Persepsi Korupsi (IPK). Secara simultan, kedua varibel ini berpengaruh signifikan dengan nilai kontribusi sebesar 72,4221 % variasi Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dapat dijelaskan melalui kedua variabel tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa pentingnya menjaga stabilitas inflasi dan menurunkan kemiskinan untuk meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Indonesia yang menunjukkan korupsi di Indonesia semakin rendah.








