ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI TINGKAT KESEHATAN KEUANGAN PT. FAST FOOD INDONESIA Tbk (Study Kasus KFC Indonesia Tahun 2021-2023)
DOI:
https://doi.org/10.62017/jemb.v3i2.6144Keywords:
Rasio Keuangan, Kesehatan KeuanganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan keuangan PT. Fast Food Indonesia Tbk (KFC Indonesia) selama periode 2021–2023 melalui pendekatan analisis rasio keuangan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tantangan besar yang dihadapi perusahaan, seperti pandemi COVID-19 dan isu boikot yang berdampak pada penurunan pendapatan dan kestabilan finansial. Penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang digunakan meliputi rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kondisi keuangan perusahaan mengalami penurunan dari tahun ke tahun, khususnya dalam hal likuiditas dan profitabilitas. Pada tahun 2023, rasio kas dan rasio lancar berada di bawah standar sehat, dan perusahaan mencatat kerugian relatif signifikan. Dari sisi solvabilitas, tingkat ketergantungan terhadap utang meningkat drastis. Rasio aktivitas dan profitabilitas juga mengalami fluktuasi, menunjukkan efisiensi operasional yang belum stabil. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa kesehatan keuangan PT. Fast Food Indonesia Tbk dalam periode tersebut berada pada kategori tidak sehat secara tiga tahun berturut-turut.









