Apakah Anak Bungsu Selalu Manja? Kajian Kualitatif tentang Adaptabilitas dalam Psikologi Kepribadian

Authors

DOI:

https://doi.org/10.62017/arima.v3i4.7658

Keywords:

anak bungsu, adaptabilitas, psikologi kepribadian

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pengalaman hidup anak bungsu membentuk adaptabilitas dan kepribadian, serta mengkaji kembali stereotip bahwa anak bungsu bersifat manja dan bergantung pada keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis terhadap tiga partisipan anak bungsu yang berasal dari latar belakang keluarga berbeda. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Penelitian ini berasumsi bahwa dinamika keluarga dan pengalaman hidup memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap pembentukan kepribadian dibandingkan urutan kelahiran semata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh, relasi saudara, dinamika emosional keluarga, dan pengalaman merantau memengaruhi kemandirian, kemampuan adaptasi, dan regulasi emosi. Seluruh partisipan menunjukkan kemampuan adaptasi sosial yang cukup baik meskipun mengalami kecenderungan overthinking dan invalidasi emosional. Penelitian ini menegaskan bahwa urutan kelahiran bukan satu-satunya faktor pembentuk kepribadian serta menunjukkan pentingnya pengalaman keluarga dan sosial dalam perkembangan kepribadian.

Downloads

Published

2026-05-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Riski, N. G., & Sri Nurhayati Selian. (2026). Apakah Anak Bungsu Selalu Manja? Kajian Kualitatif tentang Adaptabilitas dalam Psikologi Kepribadian. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3(4), 187-197. https://doi.org/10.62017/arima.v3i4.7658