Tren Nongkrong di Kafe Estetik sebagai Simbol Kelas Sosial Mahasiswa dalam Perspektif Pierre Bourdieu
DOI:
https://doi.org/10.62017/arima.v3i4.7509Keywords:
Kafe estetik, Gaya hidup, Simbol sosial Mahasiswa, Kelas sosialAbstract
Fenomena nongkrong di kafe estetika semakin menjadi bagian dari gaya hidup mahasiswa di era kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa bagaimana kegiatan ini berfungsi sebagai simbol kelas sosial di antara para mahasiswa. Pendekatan yang digunakan adalah metode literatur riview, mencari berbagai sumber ilmiah yang relevan tentang gaya hidup, konsumsi simbolis, dan stratifikasi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kafe estetika bukan hanya tempat untuk konsumsi tetapi juga ruang untuk representasi diri yang mencerminkan selera, preferensi, dan posisi sosial seseorang. Mahasiswa menggunakan kafe estetika untuk membangun citra modern, mendapatkan pengakuan sosial, dan memperkuat identitas kelompok. Selain itu, media sosial berperan dalam memperkuat makna simbolis ini melalui visualisasi pengalaman yang disajikan. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik nongkrong di kafe estetika telah menjadi bagian dari strategi simbolis untuk menunjukkan kelas sosial mahasiswa.











