Risiko Sosial di Era Digital : Ketergantungan Masyarakat Pada Media Sosial Dalam Teori Ulrich Beck
DOI:
https://doi.org/10.62017/arima.v3i4.7502Keywords:
masyarakat risiko, media sosial, teori ulrich beckAbstract
Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membentuk masyarakat modern menjadi masyarakat risiko yang penuh ketidakpastian, terutama melalui penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko sosial akibat ketergantungan masyarakat pada media sosial berdasarkan teori masyarakat risiko Ulrich Beck. Metode yang digunakan adalah State of the Art (SOTA) melalui studi literatur terhadap artikel ilmiah periode 2021-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memengaruhi perubahan perilaku sosial, dari interaksi langsung menjadi interaksi virtual. Perubahan ini menyebabkan menurunnya kualitas hubungan sosial dan meningkatnya sikap individualis. Selain itu, arus informasi yang cepat memicu munculnya hoaks, cyberbullying, serta kecanduan digital yang berdampak pada kondisi sosial dan psikologis. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi modern menghasilkan risiko buatan yang berasal dari aktivitas manusia sendiri. Meskipun memberikan kemudahan, media sosial juga menghadirkan risiko yang kompleks. Kesimpulannya, ketergantungan pada media sosial mencerminkan dinamika masyarakat risiko di era digital sehingga diperlukan pendekatan terpadu untuk mengelola dampaknya.











