Bolu Kemojo Sajian Khas Riau yang Tetap Eksis di Era Modern dan Jadi Favorit Masyarakat pada Saat CarFree Day Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.62017/arima.v3i1.5582Keywords:
Bolu Kemojo, Kuliner Tradisional, Budaya Lokal, Edukasi MasyarakatAbstract
Setiap daerah memiliki kekayaan kuliner yang mencerminkan identitas budaya masyarakatnya.Salah satu contoh warisan tersebut adalah bolu kemojo, kue khas masyarakat Melayu Riau yang tidak hanya dikenal karena cita rasanya yang unik, tetapi juga karena nilai budaya yang terkandung di dalamnya.Kegiatan sosialisasi ini dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau sebagai bagian dari pembelajaran mata kuliah Kewarganegaraan, dengan tujuan memperkenalkan kembali bolu kemojo kepada masyarakat dalam suasana Car Free Day di Pekanbaru.Melalui pendekatan edukatif dan interaksi langsung, masyarakat diperkenalkan pada sejarah, bahan alami, serta filosofi dari kue tersebut.Kegiatan ini terdiri dari tahapan persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi, dengan metode penyampaian informasi berupa selebaran, diskusi interaktif, dan pembagian sampel produk. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat memberikan tanggapan positif, serta terlihat adanya peningkatan kesadaran akan pentingnya melestarikan kuliner tradisional. Selain memperkuat nilai budaya, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam membangun kepedulian terhadap identitas lokal.Dengan demikian, pelestarian makanan khas daerah dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan semangat kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat modern.