ANALISIS PEMAHAMAN FIKIH WANITA PADA SANTRI PUTRI DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN AL-ASY’ARIYYAH WONOSOBO
DOI:
https://doi.org/10.62017/merdeka.v3i5.7960Keywords:
Pemahaman fikih wanita, Haid, Istihadhah, Santri Putri, Pondok PesantrenAbstract
Skripsi ini bertujuan untuk: 1) mengetahui proses pembelajaran fikih wanita pada santri putri di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah Wonosobo; 2) menganalisis pemahaman santri putri mengenai hukum fikih wanita terkait haid dan istihadhah 3) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pemahaman fikih wanita pada santri putri. Skripsi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dimana jenis penelitian bersifat lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) pembelajaran fikih wanita dipondok pesantren dilaksanakan melalui kajian kitab I’anatunnisa’ dengan berfokus pada materi haid dan istihadhah. 2) pemahaman santri putri terhadap hukum haid dan istihadhah tergolong cukup baik, dimana sebagian santri sudah memahami dasar-dasar dengan baik serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, meskipun masih terdapat kesulitan pada materi istihadah. 3) faktor pendukung pemahaman santri meliputi latar belakang pendidikan sebelumnya, keterbukaan komunikasi antara ustadzah dan santri, serta lingkungan pesantren yang kondusif. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan kemampuan membaca tulisan pegon, kerumitan materi istihadhah, rasa malu untuk bertanya, dan kendala bahasa bagi sebagian santri.










