Pengaruh Tradisi Arab Pra-Islam terhadap Formasi Pemikiran Akhlak Islam

Authors

  • Alya Nur Zhafira Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Farkhan Abdillah Latief Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Munafaoziyatun Universitas Sains Al-Qur’an Author
  • Rahmat Lutfi Guefara Universitas Sains Al-Qur’an Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/arima.v3i3.7063

Keywords:

akhlak Islam, tradisi Jahiliyah, akulturasi budaya, reformasi sosial, tauhid

Abstract

Artikel ini membahas pengaruh tradisi Arab pra-Islam terhadap pembentukan pemikiran akhlak dalam Islam. Melalui proses akulturasi, Islam menerima nilai-nilai positif seperti kejujuran dan kedermawanan, mereformasi aspek sosial seperti diskriminasi gender dan perbudakan, serta menolak elemen negatif seperti penyembahan berhala dan fanatisme kesukuan. Pendekatan historis-kritis digunakan untuk menganalisis bagaimana wahyu Islam berinteraksi dengan konteks budaya Jahiliyah, menghasilkan sistem akhlak yang berlandaskan tauhid dan keadilan. Implikasi kontemporer dibahas dalam konteks masyarakat modern, termasuk di Indonesia, di mana akhlak Islam dapat diterapkan untuk mengatasi isu sosial seperti ketidaksetaraan dan konflik budaya.

Downloads

Published

2026-01-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

Alya Nur Zhafira, Farkhan Abdillah Latief, Munafaoziyatun, & Rahmat Lutfi Guefara. (2026). Pengaruh Tradisi Arab Pra-Islam terhadap Formasi Pemikiran Akhlak Islam. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3(3), 438-442. https://doi.org/10.62017/arima.v3i3.7063

Similar Articles

41-50 of 306

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)