Tradisi Dandangan sebagai Identitas Masyarakat Kudus

Authors

  • Najwa Aranda M Universitas Islam Negeri Sunan Kudus Author
  • Fariz Zain Zidan Universitas Islam Negeri Sunan Kudus Author
  • Dika Aulia Prasetia Universitas Islam Negeri Sunan Kudus Author
  • Dany Miftah M.Nur Universitas Islam Negeri Sunan Kudus Author
  • Abdul Charis Universitas Islam Negeri Sunan Kudus Author

DOI:

https://doi.org/10.62017/arima.v3i2.6240

Keywords:

Tradisi Dandangan, identitas budaya, masyarakat Kudus, kearifan local

Abstract

Tradisi Dandangan adalah suatu fenomena sosial yang berkembang di masyarakat Kudus sebagai bentuk kearifan lokal yang diadakan sebelum bulan Ramadan. Tradisi ini, yang berawal dari era Sunan Kudus, telah berkembang menjadi wadah interaksi sosial, budaya, dan ekonomi yang menghubungkan berbagai kelompok masyarakat sekaligus merefleksikan identitas kolektif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna dari tradisi Dandangan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Kudus dengan menelusuri latar belakang, nilai-nilai yang ada, dan peran sosial yang diambil. Metode penelitian yang digunakan meliputi kajian literatur dan pengamatan deskriptif terhadap pelaksanaan tradisi tersebut. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Dandangan berfungsi sebagai sarana pewarisan nilai-nilai budaya, penguat hubungan sosial, serta pendorong aktivitas ekonomi di tingkat lokal. Oleh karena itu, tradisi Dandangan memiliki fungsi yang signifikan dalam membangun dan meneguhkan jati diri masyarakat Kudus.

Downloads

Published

2025-11-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Najwa Aranda M, Fariz Zain Zidan, Dika Aulia Prasetia, Dany Miftah M.Nur, & Abdul Charis. (2025). Tradisi Dandangan sebagai Identitas Masyarakat Kudus. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3(2), 192-198. https://doi.org/10.62017/arima.v3i2.6240

Similar Articles

1-10 of 234

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)